
A prominent scholar of mainstream, traditional Islam, Shaykh Muhammad Hisham Kabbani has spent his life spreading the teachings of peace, tolerance, respect and love that are the message of Islam throughout the world. Here in the United States for the last eleven years, Shaykh Kabbani has continued to disseminate the light and peace of Islam's spiritual dimension to people of every background, ethnicity, race, and belief.
Pada bulan Syaban ini Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani akan kembali berkunjung ke Indonesia mulai dari tanggal 30 Agustus sampai 4 September 2007. Beliau adalah seorang khalifah dan juga mursyid Thariqat An-Naqsybandiyyah Al-Haqqani yang berkedudukan di Amerika.
Syaikh Hisyam sendiri sebenarnya berasal dari Lebanon. Beliau lulus dari American University di Beirut dalam bidang kimia dan kemudian melanjutkan studi kedokteran di Universitas of Loucain, Belgia. Beliau juga meraih gelar di bidang hukum Islam dari Universitas Al-Azhar, Damskus.
Pada tahun 1991, beliau diperintahkan oleh mursyidnya (gurunya) untuk pindah ke Amerika dan mendirikan yayasan bagi Thariqat Naqsybandiyyah di sana. Sejak saat itu, beliau telah membuka 13 Pusat Sufi di Kanada dan Amerika Serikat, sambil mengajar di sejumlah universitas, seperti The University of Chicago, Columbia University, Howard, Berkeley, McGill, Concordia, da Dawson College. Beliau juga aktif di sejumlah pusat keagamaan dan spiritual di seluruh Amerika Utara, Eropa, Timur Jauh dan Timur Tengah.
Misi Syaikh Hisyam Kabbani di benua Amerika adalah untuk menyebarkan ajaran sufi dalam konteks persaudaraan umat manusia dan kesatuan dalam kepercayaan kepada Tuhan yang terdapat dalam semua agama dan jalur spiritual. Usahanya diarahkan untuk membawa spektrum keagamaan dan jalur-jalur spiritual yang beragam ke dalam keharmonisan dan kerukunan, dalam rangka pengenalan akan kewajiban umat manusia sebagai kalifah Tuhan di bumi ini.
Syaikh Hisyam adalah keturunan Rasullulah SAW, baik dari jalur ayah maupun ibunya (Al Hassani Al Husayni). Dari istrinya Hajjah Nazihe Adil (putrid Syaikh Nazim Al Haqqani), beliau dikaruniai tiga putra dan seorang putrid, serta beberapa cucu yang semuanya menetap di Fenton, Michigan.
Tulisannya yang pernah dipublikasikan secara internasional diantaranya adalah, Classical Islam and the Nazshbandi Sufi Tradition, Naqshandi Sufi Way: The Story of Golden Chain, Angels Unveiled-Sufi Perspective, Pearls and Coral, Encyclopedia of Islamic Doctrin (7 volumes), The Permissibility of Mawlid, Salafi Unveiled, dan The Approach of Armageddon (edisi Indonesia: Kiamat Mendekat, diterbitkan oleh Serambi).
Disarikan dari: Menuju Cinta Ilahi, Majalah alKisah, No. 18, 2007.
Links:
http://www.sunnah.org/about/shaykh_muhammad_hisham_kabbani.htm
http://www.naqshbandi.org/about/biohmk.htm